Engkau mengenal mereka dari ciri-cirinya (karena) mereka tidak meminta secara paksa kepada orang lain
لِلْفُقَرَاۤءِ
الَّذِيْنَ اُحْصِرُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ لَا يَسْتَطِيْعُوْنَ
ضَرْبًا فِى الْاَرْضِۖ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ اَغْنِيَاۤءَ مِنَ
التَّعَفُّفِۚ تَعْرِفُهُمْ بِسِيْمٰهُمْۚ لَا يَسْـَٔلُوْنَ النَّاسَ
اِلْحَافًا ۗوَمَا تُنْفِقُوْا مِنْ خَيْرٍ فَاِنَّ اللّٰهَ بِهٖ عَلِيْمٌ ࣖ
Lil-fuqarā'il-lażīna
uḥṣirū fī sabīlillāhi lā yastaṭī‘ūna ḍarban fil-arḍi
yaḥsabuhumul-jāhilu agniyā'a minat-ta‘affuf(i), ta‘rifuhum bisīmāhum,
lā yas'alūnan-nāsa ilḥāfā(n), wa mā tunfiqū min khairin fa innallāha
bihī ‘alīm(un).
(Apa
pun yang kamu infakkan) diperuntukkan bagi orang-orang fakir yang
terhalang (usahanya karena jihad) di jalan Allah dan mereka tidak dapat
berusaha di bumi. Orang yang tidak mengetahuinya mengira bahwa mereka
adalah orang-orang kaya karena mereka memelihara diri dari mengemis.
Engkau (Nabi Muhammad) mengenal mereka dari ciri-cirinya (karena) mereka
tidak meminta secara paksa kepada orang lain. Kebaikan apa pun yang
kamu infakkan, sesungguhnya Allah Maha Tahu tentang itu.

Komentar