Langsung ke konten utama

Kumpulan Software Muslim

Cara Menghitung Kubikasi Kayu yang Mudah dan Efisien

Cara Menghitung Kubikasi Kayu yang Mudah dan Efisien


Saat membeli kayu dalam jumlah banyak, satuan yang digunakan biasanya adalah per m3 atau per kubik. Bagi kamu yang belum terbiasa, kamu mungkin akan merasa bingung dan kesulitan mengira-ira berapa banyak isi kayu per m3. Jangan sampai kamu membeli kayu dalam jumlah yang terlalu sedikit atau bahkan terlalu banyak.

Cara Menghitung Kubikasi Kayu Sederhana dan Isinya 

Cara Menghitung Kubikasi Kayu Sederhana dan Isinya

Sederhananya 1 m3 adalah satuan volume dari kayu tersebut, itu artinya kayu tersebut dijual dalam bentuk ikatan yang sudah ditata. Per 1 kubik artinya tatanan kayu tersebut memiliki panjang 1 meter x lebar 1 meter x tinggi 1 meter (1 m3) . Jika dikonversikan kedalam satuan cm, maka volume kyu tersebut adalah:

1 m x 1 m x 1 m

= 100 cm x 100 cm x 100 cm

= 1.000.000 cm3

Jadi 1 m3 = 1.000.000 cm3

Kenapa harus diubah dalam satuan cm3 terlebih dahulu? Hal ini dilakukan untuk mempermudahmu dalam menghitung jumlah batang kayu per kubiknya nanti. Satuan luas batang kayu (misalnya papan kayu dan balok kayu) menggunakan satuan cm. Setelah mengkonversi kubikasinya, selanjutnya kamu harus tahu nih ukuran kayu yang nantinya akan kamu beli. 

Contoh: 

Kamu ingin membeli balok kayu dengan ukuran 4 cm x 6 cm dan panjang 4 meter untuk kusen. Maka, kamu harus menghitung volume satuan dari balok kayu tersebut terlebih dahulu dengan rumus volume: P x L x T. Hasilnya: 4 cm x 6 cm x 400 cm = 9.600 cm3. Untuk mengetahui jumlah batang kayu yang ada dalam 1 m3 maka kamu harus membagi jumlah volume kayu (per m3) dengan volume kayu satuan. 

Hasilnya= 1.000.000 cm3 : 9.600 cm3

= 104 batang kayu

Jadi, 1 m3 kubik kayu berukuran 4 cm x 6 cm x 4 meter berisi 104 batang kayu. Setelah mengetahui jumlah batang kayu yang akan kamu peroleh per m3, kamu nantinya bisa mengkalkulasikan berapa kubik kayu yang kamu butuhkan. Misalnya, kamu membutuhkan 200 batang kayu ukuran 4 cm x 6 cm x 4 meter untuk membuat pesanan kusen. Maka, kamu harus membeli 2 kubik (m3) kayu. 

Itulah cara menghitung kubikasi kayu sederhana untuk menentukan berapa sih jumlah kayu yang akan kamu peroleh per m3 berdasarkan ukuran kayu tersebut. Cara ini bisa kamu gunakan untuk menghitung kayu olahan ya, misalnya kayu reng, kayu kaso, kayu balok, papan kayu, dan sejenisnya.

Sebagai alternatif, ini dia beberapa kisaran jumlah isi kayu per m3 berdasarkan ukurannya yang bisa kamu jadikan referensi: 

  • Balok Kayu 2 cm x 3 cm x 4 meter: 416 batang per kubik 

  • Balok Kayu 2 cm x 3 cm x 6 meter: 277 batang per kubik 

  • Balok Kayu 3 cm x 5 cm x 4 meter: 166 batang per kubik 

  • Balok Kayu 3 cm x 5 cm x 6 meter: 111 batang per kubik 

  • Balok Kayu 4 cm x 6 cm x 4 meter: 104 batang per kubik 

  • Balok Kayu 4 cm x 6 cm x 6 meter: 69 batang per kubik 

  • Balok Kayu 5 cm x 7 cm x 4 meter: 71 batang per kubik 

  • Balok Kayu 5 cm x 7 cm x 6 meter: 47 batang per kubik 

  • Papan Kayu 5 cm x 10 cm x 4 meter: 50 batang per kubik 

  • Papan Kayu 5 cm x 10 cm x 6 meter: 33 batang per kubik 

  • Papan Kayu 6 cm x 12 cm x 4 meter: 34 batang per kubik 

  • Papan Kayu 6 cm x 12 cm x 6 meter: 23 batang per kubik 

  • Papan Kayu 2 cm x 20 cm x 4 meter: 62 batang per kubik 

  • Papan Kayu 2 cm x 20 cm x 6 meter: 41 batang per kubik 

Untuk harga kayu per kubik sendiri bervariasi ya, tergantung pada jenis kayu, umur, grade, lokasi, dan spesifikasi lain yang mempengaruhi harganya. Membeli kayu per m3 biasanya lebih menguntungkan karena harganya lebih murah dibandingkan versi satuan, apabila diakumulasi.

Namun, kamu juga perlu berhati-hati supaya kualitas kayu tersebut terjamin. Bukan hanya bagian luarnya saja yang bagus, melainkan bagian dalamnya juga. Terkadang memang ada beberapa oknum penjual nakal yang sengaja meletakkan batang kayu jelek di tengah-tengah tumpukan kayu. Jadi, kamu harus lebih selektif lagi saat memilihnya.

 

Cara Menghitung Kubikasi Kayu Gelondongan 

Cara Menghitung Kubikasi Kayu Gelondongan

Cara diatas bisa kamu gunakan untuk menghitung kayu yang sudah jadi (siap pakai) seperti papan kayu dan balok kayu. Lalu, bagaimana dengan kayu yang wujudnya masih gelondongan atau utuh?  Kamu bisa menggunakan rumus ini : (P x D x D x 0,7854): 10.000 atau 

(Pajang Kayu Gelondongan dalam satuan meter x Diameter Kayu Gelondongan dalam satuan cm x Diameter Kayu Gelondongan dalam satuan cm x nilai koefisien yakni 0,7854) : 10.000

Sebelum mulai cara menghitung kubikasi kayunya, kamu harus mengukur diameter dan panjang kayu tersebut terlebih dahulu. Berikut contoh perhitungannya: 

Misalnya, kamu ingin membeli kayu gelondongan dengan diameter 20 cm dan panjang 4 meter. Maka, hasilnya: 

(4 x 20 x 20 x 0,7854): 10.000

= 1.256,64 : 10.000

= 0,125664 m3

Jadi, kayu log atau gelondongan tersebut punya satuan 0,125664 m3

Harga kayu gelondongan ini biasanya lebih murah karena belum melalui proses pengolahan lebih lanjut (misalnya penggergajian dan pengovenan). Namun, proses lanjutannya lebih lama dan tidak bisa langsung digunakan. Volumenya juga akan berkurang saat proses penggergajian, pengovenan, dsb. 

Biasanya para penjual kayu (papan kayu, balok kayu, dsb) membeli kayu dari penjual dalam satuan gelondongan ini. Kemudian mengolahnya dan menjualnya ke konsumen. Kayu yang sudah siap pakai (papan kayu, balok kayu, dsb) biasanya dibeli oleh para pengrajin kayu (pembuatan furniture, dsb) karena siap pakai.

Komentar