Bismillahirrahmanirrahim
1. Sabda Nabi yang Mulia
Rasulullah ﷺ bersabda:
إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنَ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ
“Sesungguhnya setan berjalan dalam tubuh anak Adam melalui aliran darah.”(HR. Al-Bukhari No. 3281 dan Muslim No. 2175)
2. Fenomena Ilmiah dan Kemukjizatan Nabi
Subhanallah! Di zaman modern ini, ilmuwan menemukan fakta bahwa ada parasit (seperti Plasmodium penyebab malaria) dan mikroorganisme patogen yang hidup dan bersembunyi di dalam sel darah merah. Strategi ini memungkinkan mereka melintasi Blood-Brain Barrier (BBB) – penghalang pelindung otak – dan mengganggu fungsi saraf pusat, yang dapat mempengaruhi perilaku dan kesadaran seseorang.
Peringatan Penting:
· Penjelasan ini adalah analogi untuk memudahkan pemahaman, bukan berarti setan secara fisik adalah parasit tersebut.
· Gangguan setan bersifat ghaib dan metafisik, sementara parasit adalah makhluk biologis yang kasat mata. Keduanya berbeda, namun memiliki "strategi" yang mirip dalam mempengaruhi manusia melalui aliran darah.
3. Solusi Nabi: Hijamah (Bekam)
Sebagai solusi, Nabi ﷺ menganjurkan hijamah (bekam). Dalam hadits yang sangat terkenal, Rasulullah ﷺ bersabda:
الشِّفَاءُ فِي ثَلَاثَةٍ: شَرْطَةِ مِحْجَمٍ، أَوْ شَرْبَةِ عَسَلٍ، أَوْ كَيَّةِ نَارٍ، وَأَنْهَى أُمَّتِي عَنِ الْكَيِّ
“Kesembuhan itu ada pada tiga hal: pada sayatan bekam, minuman madu, atau kay (sundutan) dengan api. Dan aku melarang umatku dari kay.”(HR. Al-Bukhari No. 5681)
Hikmah Hijamah:
· Detoksifikasi: Mengeluarkan darah kotor yang mengandung racun, sisa metabolisme, dan mungkin mikroorganisme patogen.
· Meningkatkan Sirkulasi: Memperlancar aliran darah yang bersih dan kaya oksigen.
· Membuat "Jalan" yang Sulit bagi Gangguan: Dengan membersihkan darah, kita secara tidak langsung membersihkan "jalur transportasi" yang bisa digunakan oleh unsur-unsur perusak, baik biologis maupun metafisis.
4. Waktu Terbaik untuk Hijamah
Rasulullah ﷺ bersabda:
مَنِ احْتَجَمَ لِسَبْعَ عَشْرَةَ وَتِسْعَ عَشْرَةَ وَإِحْدَى وَعِشْرِينَ كَانَ شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ
“Barangsiapa yang berbekam pada tanggal 17, 19, dan 21 (bulan Qamariyah), maka itu adalah penyembuh dari segala penyakit.”(HR. Abu Dawud, dinilai hasan oleh Al-Albani)
Mengapa tanggal-tanggal ini?
· Ini bertepatan dengan beberapa hari setelah Ayyamul Bidh (hari-hari putih, tanggal 13, 14, 15) di mana cahaya bulan purnama sedang terang.
· Dalam ilmu faal, gravitasi bulan mempengaruhi cairan tubuh (seperti pasang surut air laut). Diperkirakan pada tanggal-tanggal tersebut, darah lebih "hidup" dan racun lebih mudah dikeluarkan. Ini adalah hikmah yang Allah letakkan pada waktu-waktu yang disunnahkan.
Fenomena parasit dalam darah adalah salah satu bukti kebenaran dan kedalaman sabda Nabi ﷺ. Beliau yang ummi, tapi diberi ilmu oleh Allah Yang Maha Mengetahui segala sesuatu.
Hijamah adalah pengobatan yang bersifat preventif dan kuratif, menyucikan tubuh secara fisik sekaligus merupakan sebab kesembuhan dengan izin Allah, yang dapat melemahkan pengaruh setan yang berjalan melalui aliran darah.
Wallahu a'lam bish-shawab.

Komentar